Kamis, 18 Agustus 2016

Macam - macam Blog Dummy dengan Pagerank Tinggi [tips seo 2016]

Sebagai seorang Blogger yang gemar Belajar SEO dan rajin Menabung, tentu kita sering mendengar istilah Blog Dummy, bukan ? Namun, sebenarnya apa itu pengertian Blog Dummy ? dan apa manfaanya untuk SEO ? Kedua pertanyaan tersebut akan saya bahas satu per satu melalui artikel ini secara mendalam, termasuk juga tentang bagaimana cara yang benar dalam membuat blog dummy, dengan meminilasir footprint untuk mengantisipasi dikenakannya penalty dari Google.

Seperti biasa, untuk memudahkan Anda dalam memahami isi dari artikel ini, maka saya akan membuat sedikit rangkuman tentang apa yang akan Anda pelajari disini :

    Apa Itu Blog Dummy
    Apa Manfaat Blog Dummy Untuk SEO
    Bagaimana Cara Membuat Blog Dummy


Selanjutnya, tanpa basa-basi lagi, mari kita bahasa satu per satu dari ketiga poin tentang Blog Dummy tersebut.

Pengertian Blog Dummy

Dari namanya saja, saya yakin sebagian dari Anda sudah bisa menebak, apa itu Blog Dummy. Sederhananya, pengertian blog dummy adalah blog tiruan yang dibuat secara 'asal-asalan' untuk meningkatkan posisi dari blog utama (money site) dengan cara memberikan backlink dengan jenis contextual link.

Saya katakan 'asal-asalan' karena memang jika dilihat dari segi konten artikel atau isi dari blog dummy, maka sering kali kita hanya akan menemui blog dummy diisi dengan artikel copas yang di spin menggunakan tool spinner, jadi bahasanya bisa dibilang acak-acakan, karena prinsip dari pembuatan blog dummy adalah 'yang penting unik dan relevan dengan blog utama' mau tata bahasanya sesuai dengan EYD atau tidak, ya istilahnya 'bodo amat'.

Tujuan utama dari Blog Dummy adalah untuk mendapatkan Backlink dari dalam artikel atau biasa disebut Contextual Link, bukan menyajikan konten berkualitas untuk Pembaca. Jadi fokus utama dari Blog Dummy ini adalah untuk SE (Search Engin) bukan pada Visitors (Pengunjung).

Manfaat Blog Dummy

Jika ditanya apa manfaat blog dummy, tentu akan ada banyak sekali manfaat yang kita dapat dari membuat 'pasukan' blog dummy, salah satunya tentu saja adalah untuk meningkatkan SEO pada Blog Utama.

Pertanyaanya 'kenapa Blog Dummy bisa kita manfaatkan untuk SEO ?' karena contextual backlink yang berasal dari blog dummy tersebut, jadi seolah ada seseorang yang telah mereview blog kita, atau dengan kata lain blog kita dianggap bermanfaat oleh orang lain, dan hal ini jelas memberikan sinyal positif kepada Google.

Padahal orang lain tersebut adalah kita sendiri.

Cara Membuat Blog Dummy

Tidak susah untuk membuat Blog Dummy, karena setiap situs yang menyediakan Web 2.0 Properties, maka situs tersebut bisa kita jadikan sebagai 'ladang' untuk membangun blog dummy. Apa saja situs Web 2.0 Properties ? beberapa contohnya bisa Anda lihat dibawah ini.


Web 2.0 Properties Platform Internasional

    Blogger.com
    Wordpress.com
    Mywapblog.com



Web 2.0 Properties Platform Lokal

    Dagdigdug.com
    Blog.detik.com
    Kompasiana.com





DA / PA Web 2.0 Properties

    Wordpress.com (100/97)
    Blogger.com (97/91)
    Blog.detik.com (75/48)
    Mywapblog.com (74/61)
    Kompasiana.com (61/58)
    Dagdigdug.com (46/52)



Satu hal terpenting yang harus Anda perhatikan saat membuat blog dummy adalah pilihlah platform blogging yang memiliki DA (Domain Authoriy) / PA (Page Authoriy) tinggi, karena secara tidak langsung hal ini akan mempengaruhi kualitas dari blog dummy yang kita buat.

Tutorial bagaimana cara membuat blog dummy sudah saya bahas pada artikel sebelumnya, silahkan pelajari disini untuk membaca artikel selengkapnya yang telah disertai dengan gambar dan tentunya sudah saya berikan beberapa tips untuk meminimalisir footprint seperti membatasi 5 blog dalam 1 akun dan mengganti ip setiap kali membuat email baru.

Blog Dummy Sebagai Backlink Tier 1, 2 atau 3 ?

Istilah blog dummy tentu tidak bisa dipisahkan dengan Baclink Tier / Tier Link. Banyak yang menggunakan blog dummy sebagai Tier 1, dan hal tersebut tentu boleh dan sah-sah saja. Namun jika semua blog dummy yang jumlahnya mungkin ratusan, dan semuanya dijadikan sebagai Tier 1, saya rasa itu cukup berisiko karena rawan terkan penalty, kecuali anda benar-benar bisa membuatnya senatural mungkin, baik dari segi pembuatan blog dummy maupun dari cara pemberian backlink dan saya akui hal tersebut tidak mudah.

Jadi, solusinya adalah dengan memberikan variasi, misalnya dengan menjadikan blog dummy sebagai Tier 2, untuk Tier 1 bisa Anda isi dengan situs berauthority tinggi seperti YouTube, Wiki, DLL.

Kesimpulan




Prinsip dasar dari membangun blog dummy adalah 'berusahalah untuk membuat blog dummy seolah blog tersebut dibuat oleh orang lain'. Jadi,  usahakan untuk membuatnya senatural mungkin dan pastikan blog dummy yang Anda buat tersebut harus memliki konten yang relevan dengan blog utama.